logo


PA 212 Salahkan Jokowi karena Corona Tembus 100 Ribu Kasus, Ferdinand: Ambil Cermin!

Ferdinand menilai kasus corona tidak tembus 100 ribu apabila tidak ada demo yang dilakukan PA 212

28 Juli 2020 18:24 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengkritik Presiden Joko Widodo terkait penanganan virus corona di Indonesia. Ia menilai Jokowi gagal menangani wabah corona sehingga kasus corona terus meningkat bahkan sampai menembus angka 100 ribu lebih.

"Indonesia sudah darurat, bahkan jadi pusat Covid Asia. Jokowi gagal total atasi Covid, rakyat harus berjuang sendiri," kata Slamet seperti yang dilansir Keepo.me.

Slamet mengimbau kepada seluruh umat muslim untuk menjaga kesehatan masing-masing dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.


Poster Habib Rizieq Shihab Gagal Dibakar Massa, Novel: Allah Tunjukkan Kewalian Imam Besar

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean justru mengkritik PA 212. Ferdinand berangan-angan seandainya tidak ada demo yang dilakukan PA 212 selama pandemi maka kasus corona di Indonesia tidak atau belum sampai tembus 100 ribu kasus.

"Andai demo yang terus-terusan terjadi itu tidak dilakukan, mungkin kasus atau tidak sampai ke 100 ribu," tulis Ferdinand di akun Twitter pribadinya.

Menurutnya, demo yang dilakukan PA 212 selama pandemi turut menyumbang penambahan angka postif corona di Indonesia. Pasalnya demo tersebut telah menciptakan kerumunan yang sangat berpotensi menularkan virus corona. Ia pun meminta PA 212 bercermin dengan apa yang telah dilakukan.

"Tapi saya lihat, PA 212 justru yang paling banyak melakukan demo berseri, yang mana kerumunan adalah salah satu yang harus dihindari. Ambil cermin!" lanjutnya.

 

Kegiatan Belajar Mengajar di Masa Pandemi, PAN: Kemendikbud Hanya Buat Aturan-aturan Saja

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati