logo


Brigjen Prasetijo Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kabareskrim: Ancaman Penjara 6 Tahun

Kabareskrim akan terus mengembangkan perkara agar kemungkinan munculnya tersangka baru terungkap

27 Juli 2020 20:25 WIB

kumparan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Brigjen Prasetijo sebagai tersangka terkait pembuatan surat jalan buronan kasus hak tagih (cassie) Bank Bali Djoko Tjandra. Brigjen Prasetijo terancam penjara maksimal 6 tahun.

"Persangkaan Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 (e) KUHP, dan Pasal 426 ayat 1 KUHP, dan/atau Pasal 221 ayat ke-1, ke-2 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun," kata Sigit di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).

Sigit mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan perkara tersebut sehingga kemungkinan munculnya tersangka baru bisa segera terungkap. Ia akan melalukan penelusuran pihak-pihak mana saja yang telah membantu Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia.


Upaya Penangkapan Djoko Tjandra, Kemenlu Siap Fasilitasi Penegak Hukum

"Saat ini kita sudah periksa kurang lebih 20 orang sebagai saksi. Tim saat ini masih terus bekerja untuk mendalami terhadap kemungkinan  munculnya tersangka-tersangka baru yang terkait proses perjalanan JST (Joko Soegiarto Tjadra)," ujarnya.

Diketahui, Brigjend Prasetijo ditetapkan sebagai tersangka bukan hanya karena membuatkan surat jalan Djoko Tjandra. Ia juga ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti menghalangi penyidikan hingga menghancurkan barang bukti. Ia juga turut terbang ke Pontianak bersama Djoko Tjandra. Oleh karena itu, ia langsung dicopot oleh Kapolri Idham Azis.

Yakin Buronan Harun Masiku Masih di Indonesia, KPK Ajukan Red Notice

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati