logo


Aksi Tolak Tes Corona di Bali, Doni Monardo: Hendaknya Dipanggil

Doni menjelaskan bahwa rapid test dan swab test untuk mendeteksi atau screening penularan virus.

27 Juli 2020 14:40 WIB

Doni Monardo
Doni Monardo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menanggapi aksi menolak tes virus corona oleh musisi Jerinx SID dan sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Nusantara Sehat (Manusa).

Doni mengaku sudah berkoordinasi dengan beberapa tokoh di Bali. Para warga yang menentang penggunaan tes akan dipanggil.

"Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa tokoh di Bali, mereka yang sejauh ini masih menentang penggunaan rapid test maupun swab test PCR hendaknya dipanggil, hendaknya diberikan penjelasan," kata Doni Monardo dalam jumpa pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (27/7).


Sebut 8 Provinsi Sumbang Kasus Corona Tertinggi, Jokowi: Berkontribusi 74%

Doni menjelaskan bahwa rapid test dan swab test untuk mendeteksi atau screening penularan virus.

"Bahwa PCR test, termasuk juga untuk sementara rapid test karena belum semua daerah memiliki PCR test, adalah satu langkah kita untuk screening untuk bisa mengetahui seseorang itu menderita COVID atau seseorang itu sudah memiliki virus COVID di dalam dirinya atau belum," jelas Doni.

"Kalau dia masih dalam kondisi sehat, ternyata dia diperiksa sudah positif, ini juga dapat membahayakan yang lain, termasuk keluara di rumah. Kalau seandainya seorang muda, punya mobilias tinggi, kemudian berada di rumah dengan keluarga yang rentan, sangat mungkin keluarga tersebut berpotensi akan tertular," lanjut Doni.

Aksi Bali Tolak Rapid Test dan Swab, Komisi IX DPR: Polisi Diminta untuk Mengambil Tindakan Tegas

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata