logo


Cerita Soal Koruptor, Novel Baswedan: Saya Belum Pernah Lihat Keluarganya Bahagia

Novel mengajak publik untuk berani memberantas korupsi.

27 Juli 2020 06:15 WIB

Novel Baswedan
Novel Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, menyatakan tak menyesal atas hilangnya fungsi penglihatan di mata kirinya akibat siraman air keras.

Novel mengajak publik untuk berani memberantas korupsi. Ia mengingatkan tentang perjuangan tokoh nasional yang tetap hidup damai. Sedangkan koruptor justru hidupnya tak bahagia.

"Contohnya begini, saya itu 'kan sering geledah rumah koruptor, saya tahu kehidupan pribadi para koruptor, saya lihat semua. Saya belum pernah lihat koruptor yang keluarganya bahagia," kata Novel dalam Live Instagram 'Carut-marut Putusan Penyerang Novel Baswedan' bersama Indonesia Corruption Watch (ICW), Minggu (26/7).


Bupati Kutim Kena OTT KPK bersama Istrinya, Rizal Ramli: Contoh Dampak dari Threshold, Basis Demokrasi Kriminal

"Saya belum pernah lihat koruptor yang anaknya, cucu-cucunya, sukses, belum pernah. Tapi kalau kita lihat generasi pendiri bangsa, apakah kebanyakan susah? Justru kebanyakan sukses," lanjutnya.

Menurutnya, kehidupan koruptor selalu mengarah ke hal yang tidak baik. Sekali lagi, ia mengimbau siapa saja supaya tak takut melawan pelaku korupsi.

"Tidak sedikit juga mereka yang pakai narkoba, pejabat sekalipun. Kalau kita berjuang untuk orang banyak, itu kita dididik menjadi orang baik. Anak muda, pilihlah jalan itu. Masa, takut, sama penjahat? Mereka kuat karena dibesar-besarkan," tegasnya.

Yakin Buronan Harun Masiku Masih di Indonesia, KPK Ajukan Red Notice

Halaman: 
Penulis : Iskandar