logo


LG U+ Sebut Perangkat 5G Huawei Aman Digunakan

LG U+ telah menjalin kerja sama jangka panjang dengan Huawei

25 Juli 2020 15:59 WIB

gizchina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Raksasa Teknologi asal China, Huawei, telah membantah semua tudingan yang dilontarkan oleh pemerintah AS kepada mereka. AS menyebut perangkat buatan Huawei tidak aman untuk digunakan karena dapat dimanfaatkan oleh intelijen dan pemerintah China untuk mengakses informasi pribadi pengguna.

Meski sudah mencoba untuk menjelaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar, namun AS dan sejumlah negara sekutu mereka tetap saja menjatuhkan sanksi terhadap Huawei. Namun, tampaknya tidak semua negara sekutu AS sepakat menjatuhkan sanksi tersebut. Baru-baru ini, sebuah penyedia layanan telekomunikasi Korea Selatan, LG U+, mengatakan bahwa mereka telah membuktikan bahwa perangkat buatan Huawei tersebut aman digunakan, sehingga mereka tidak akan menghentikan kerjasama dengan Huawei.

Untuk diketahui, Huawei dan LG U+ telah menjalin kerja sama cukup lama. Sejumlah pakar industri Korea Selatan meyakini bahwa LG U+ akan mengalami kerugian besar jika mereka melakukan pergantian perangkatnya yang merupakan buatan Huawei.


Tak Mau Kalah dengan Asus dan Lenovo, Black Shark 3S Bakal Ramaikan Persaingan Ponsel Gaming

"Jika LG U+ mengganti (kerjasama) dengan suplier perlatan 5G lain, mereka akan mengalami banyak kendala teknis karena perusahaan tersebut memakai produk Huawei untuk menyediakan jaringan 4G LTE. Perubahan yang mendadak juga akan memakan dana besar dan menghambat rencana proyek 5G mereka," kata Kim Jong-ki, salah satu pakar teknologi dan perdagangan Korea Selatan, dikutip dari Gizchina pada Sabtu (25/7).

Namun, perusahaan tersebut tidak hanya menggunakan perangkat 5G buatan Huawei saja, melainkan juga mengoperasikan perangkat buatan Samsung, Nokia dan Ericsson.

Produksi 74 Juta Unit Tahun Ini, Huawei Jadi Top Global Ponsel 5G

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia