logo


Survei Charta Politika Indonesia, Kinerja Kemensos Paling Sigap Hadapi Covid-19

Kemensos dinilai melakukan aksi kerja nyata menghadapi pandemi Covid-19 dengan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak dari wabah ini setelah adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

24 Juli 2020 13:13 WIB

Mensos Juliari Batubara (kanan)
Mensos Juliari Batubara (kanan) ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga survei Charta Politika Indonesia, Kementerian Sosial dibawah kepemimpinan Juliari Batubara menjadi salah satu kementerian yang paling sigap dan tanggap menghadapi pandemi Covid-19.

Dalam survei yang dilakukan dari tanggal 6-12 Juli 2020, Kemensos dinilai melakukan aksi kerja nyata menghadapi pandemi Covid-19 dengan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak dari wabah ini setelah adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Banyak responden penerima BST dari Kemensos terbantu. BST diakui memperpanjang nafas perekonomian dan berangsur memperbaiki kondisi perekonomian rumah tangga yang terkena dampak covid-19," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (22/7/2020).


Kualitas Udara di DKI Membaik Selama Pandemi, Anies: Mau Langit Tetap Biru atau Kembali Ke Abu-abu?

Selain itu, untuk memastikan BST yang diberikan oleh Kemensos tersalurkan dengan baik. Pimpinan Kemensos sendiri, Juliari Batubara, ikut turun ke lapangan untuk menyalurkan BST secara langsung, dan juga meninjau beberapa titik memastikan BST berjalan dengan benar.

Sementara itu, dalam survei ini juga Kemensos menjadi salah satu kementerian yang dinilai paling aktif oleh responden. Kemensos berada di urutan ketiga dengan dukungan 17,2 persen.

Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih berada di urutan pertama dan kedua dengan dukungan 33.1 persen dan 21,8 persen.

"Lembaga tinggi negara atau kementerian yang paling aktif nomor 1 Kemenkes tentu saja, ini terkait dengan wabah ini krisis ekonomi. Ini pandemi musibah kesehatan," jelas Yunarto.

Diketahui survei dilakukan pada 6-12 Juli 2020 melalui wawancara telepon dan melibatkan 2000 responden.

Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.

Corona Meninggi Saat PSBB Transisi, Ahli: Terjemahan Transisi Sama Saja Tidak Ada PSBB

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar