logo


Prabowo Diminta Hentikan Rencana Beli 15 Jet Tempur Austria, Ahli: Alutsista Bekas Rawan Kecelakaan

Ahli minta Prabowo belajar dari pengalaman masa lalu

23 Juli 2020 06:30 WIB

Jet Tempur F-35
Jet Tempur F-35 cnnindonesia.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto disebut-sebut ingin membeli 15 jet tempur Eurofighter Typhoon milik Austria. Berdasarkan informasi yang beredar di beberapa media, Prabowo telah melayangkan surat permohonan ke Menteri Pertahanan Austria.

"Dalam rangka memordenisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU), saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan anda untuk membeli 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia," kata Prabowo dalam surat berbahasa Inggris yang dikutip Rabu (22/7/2020).

Menanggapi hal tersebut, lembaga pemantau HAM Impersial meminta Prabowo menghentikan rencana pembelian jet tempur tersebut. Manurutnya je tempur bekas Australia tersebut rawan terjadi kecelakaan.


Pengamat Politik: Prabowo Ini Dianggap Menteri yang Relatif Total dan All Out

"Pesawat yang akan dibeli bukanlah armada baru, melainkan bekas pakai Angakatan Bersenjata Austria. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membatalkan rencana pembelian Eurofighter Typhoon bekas dari Austria," kata Direktur Imparsial Al Araf melalui keterangan tertulisnya, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, pengadaan alutsista tersebut akan bedampak pada pembengkakan anggaran dan juga memiliki risiko kecelakaan karena bekas pakai. Selain itu, ia mengatakan bahwa pesawat jet tempur Eurofighter Typhoon milik Austria tidak memiliki standar harga yang pasti.

"Pemerintah hendaknya belajar dari pengalaman saat melakukan pembelian alutsista bekas di masa lalu, baik itu pesawat, kapal, tank dan lainnya yang memiliki sejumlah problem teknis dan mengalami beberapa kali kecelakaan," jelasnya.

Usung Ponakannya di Pilwalkot Tangsel, Prabowo Bangga: Ini Suatu Simbol Kebersamaan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati