logo


Helikopter Jatuh, 9 Anggota Militer Kolombia Tewas

Insiden jatuhnya helikopter membuat sembilan anggota pasukan militer Kolombia tewas, enam luka-luka dan dua lainnya masih belum ditemukan.

22 Juli 2020 17:45 WIB

Helikopter Black Hawk
Helikopter Black Hawk istimewa

BOGOTA, JITUNEWS.COM - Sedikitnya sembilan anggota pasukan militer Kolombia tewas dalam sebuah insiden kecelakaan yang terjadi pada Selasa (21/7) dimana helikopter jenis UH-60 Black Hawk yang digunakan dalam sebuah operasi melawan kelompok pemberontak FARC jatuh di kawasan provinsi Guaviare, negara bagian Andean.

Enam orang dilaporkan selamat dari insiden tersebut meskipun mengalami luka-luka dan dua lainnya masih dalam pencarian. Insiden tersebut tengah diselidiki oleh pihak militer Kolombia.

"Sembilan jenazah telah ditemukan," kata Presiden Kolombia, Ivan Duque dalam sebuah siaran televisi, dikutip dari Reuters pada Rabu (22/7).


Taiwan Sebut China Tingkatkan Ancaman Militer Mereka

Kelompok pemberontak FARC, yang menolak kesepakatan damai dengan pemerintah Kolombia pada 2016 lalu diketahui mempunyai basis di kawasan lokasi jatuhnya helikopter tersebut.

Kelompok tersebut fokus pada aktifitas perdagangan obat-obatan terlarang dan eksploitasi tambang mineral, seperi emas.

Tentara dan polisi nasional Kolombia memiliki puluhan unit Helikopter UH-60 yang biasa mereka gunakan untuk mengangkut suplai dan pasukan dalam melawan kelompok gerilyawan dan sejumlah kelompok kriminal yang ada di negara Amerika Latin tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar insiden jatuhnya helikopter di Kolombia disebabkan oleh cuaca buruk ataupun masalah teknis, dan hanya sebagian kecil yang disebabkan oleh adanya serangan dari pihak kelompok kriminal dan gerilyawan.

Dua Bulan Tak Ada Kasus Covid-19, Thailand Justru Perpanjang Masa Status Darurat Nasional

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×