logo


Dua Bulan Tak Ada Kasus Covid-19, Thailand Justru Perpanjang Masa Status Darurat Nasional

Thailand menyatakan bahwa kebijakan tersebut diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dan bukan untuk menghentikan gelombang aksi protes warga terkait isu politik di sana

22 Juli 2020 16:30 WIB

Bangkok, Thailand
Bangkok, Thailand istimewa

BANGKOK, JITUNEWS.COM - Thailand akan memperpanjang status darurat nasional mereka hingga akhir bulan Agustus 2020, sehingga kebijakan keamanan harus tetap diberlakukan guna menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh pemerintah Thailand meskipun dalam dua bulan terakhir ini tidak melaporkan satu pun kasus Covid-19, sehingga memunculkan pertanyaan dari sebagian besar rakyat.

"Kebijakan ini masih perlu diterapkan karena kita akan membuka kembali negara untuk pertemuan bisnis dan sektor pariwisata guna menstimulasi perekonomian," kata Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Thailand, Somsak Roongsita, dikutip dari Reuters pada Rabu (22/7).


Jerman Desak Turki Hentikan Operasi Pengeboran Minyak di Wilayah Perairan Siprus

Perpanjangan masa darurat nasional tersebut diumumkan di tengah adanya gelombang aksi protes warga melawan pemerintah. Somsak menyatakan bahwa kebijakan tersebut hanya akan digunakan untuk menghentikan wabah, bukan aksi demonstrasi.

"Perkumpulan massa terkait isu politik merupakan urusan hukum, bukan kebijakan tersebut," tambahnya.

Gugus Tugas penanganan Covid-19 Thailan dikabarkan akan segera mengijinkan para pendatang dari luar negeri untuk masuk ke dalam wilayah mereka dengan tetap mewajibkan adanya proses karantina terlebih dahulu selama 14 hari.

Menurut pantauan Reuters, Thailand sejauh ini telah melaporkan 3,261 kasus Covid-19 secara keseluruhan dengan 58 kematian.

Taiwan Sebut China Tingkatkan Ancaman Militer Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia