logo


Jerman Desak Turki Hentikan Operasi Pengeboran Minyak di Wilayah Perairan Siprus

Menteri Luar Ngeri Jerman menilai hal tersebut melanggar undang-undang internasional

22 Juli 2020 15:25 WIB

Kapal Turki
Kapal Turki sputnik

ATHENA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas meminta Turki untuk segera menghentikan operasi pengeboran minyak mereka di wilayah perairan Laut Mediterania, yang berada di dalam kawasan zona ekonomi eksklusif Siprus dan operasi serupa di dekat wilayah Yunani.

"Kami berharap Turki segera menghentikan operasi pengeboran (minyak) di dekat wilayah Siprus dan tidak memulai aktifitas apapun di kawasan tersebut," kata Heiko Maas, dikutip dari Sputnik pada Rabu (22/7).

Ia menilai apa yang dilakukan oleh Turki tersebut merupakan sebuah pelanggaran terhadap undang-undang internasional.


Sejumlah Tokoh Politisi Inggris Sebut TikTok Ancam Keamanan Nasional

"Kita berbicara mengenai Turki dan pengeboran. Posisi kami terkait upaya Turki tersebut sangat jelas, hukum internasional harus dihormati," imbuhnya.

Maas mengatakan bahwa permasalahan tersebut telah menjadi salah satu pembahasan utama sejumlah menteri luar negeri negara-negara anggota Uni Eropa yang mengecam tindakan Turki tersebut.

Sementara itu, pemerintah Yunani dan Siprus meyakini bahwa rencana Turki untuk mengeksplorasi sumber daya minyak dan gas di wilayah perairan Laut Mediterania Timur telah melanggar kedaulatan mereka.

Kendati demikian, pihak Turki mengatakan bahwa mereka tidak akan menghentikan operasi tersebut sehingga Uni Eropa terpaksa meresponnya dengan menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pihak dan perusahaan yang terlibat dalam aktifitas tersebut, termasuk dengan melakukan pembekuan aset dan larangan memasuki wilayah negara anggota Uni Eropa.

Perancis Persilahkan Huawei Investasi dalam Jaringan 5G Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia