logo


Jokowi Bubarkan 18 Lembaga Negara, Pigai: Kalau Berani, Umumkan Berapa Anggaran yang Dihemat

Pigai mengatakan, apabila Jokowi tak sanggup melakukan transparansi, maka lembaga yang dibubarkan adalah lembaga palsu.

22 Juli 2020 11:21 WIB

Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai.
Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk membubarkan 18 lembaga negara. Hal itu tertuang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 tertanggal 20 Juli 2020.

Aktivis HAM Natalius Pigai menilai langkah pembubaran lembaga itu belum cukup. Ia meminta Jokowi buka-bukaan soal anggaran negara yang dihemat atas ditiadakannya 18 lembaga negara.

Menurutnya, orang nomor satu di Indonesia itu harus terbuka mengenai tingkat efisiensi karyawan dan aset yang diefektifkan.


Gelora Berpotensi Masuk Partai Koalisi Usai Bertemu Jokowi, NasDem Sebut Hal yang Wajar

“Saya ingin tahu. Kalau berani Pak Jokowi umumkan berapa anggaran yang dihemat, berapa karyawan yang diefisiensikan dan berapa aset (kantor) yang diefektifkan?” tulisnya melalui akun Twitter pribadi miliknya, @NataliusPigai2, Rabu (22/7).

Pigai menambahkan, apabila Jokowi tak sanggup melakukan transparansi, maka lembaga yang dibubarkan adalah lembaga palsu.

“Jika Jokowi tidak bisa maka itu lembaga abal-abal & etok-etok. Pak Jokowi kami lebih paham & profesional. Maaf saya ketawa!” jelasnya.

Sebut Jokowi Hanya Bubarkan 18 Lembaga Kosong, Eks Sekretaris BUMN: Yang Penting Heboh

Halaman: 
Penulis : Iskandar