logo


Ganjar: Kita Sedang Ditelanjangi Habis oleh Si Covid Ini

Ganjar Pranowo, berbicara mengenai Indonesia yang tidak siap menghadapi wabah virus corona

21 Juli 2020 12:18 WIB

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo tirto.ID

"'Udah gitu kuotanya nggak ada, Pak,' he-he-he.... Kuota adalah sesuatu yang baru," katanya.

Menurutnya, para orang tua juga stres karena harus membantu anaknya mengerjakan tugas.

"Orang tua tambah stres karena pertanyaan-pertanyaan dan tugas-tugas yang diberikan dari gurunya yang tidak mampu dibantu orang tua. Makanya saya sepakat tadi, mestinya kurikulumnya juga dibedakan karena kondisi ini," katanya.


Heboh Anji Tulis Covid-19 dengan 'CVD', Dokter Jantung Beri Peringatan Ini

Ia lalu mencontohkan kebijakan di Jateng yang mengajarkan budi pekerti dan karakter.

"Saya ambil kebijakan saya sajalah, di Jawa Tengah, nggak usahlah pelajaran yang rutin-rutin itu, ajari budi pekerti dan karakter. Sudah itu aja," tuturnya.

Ganjar juga mengaku panik dengan ketersediaan alat kesehatan yang terbatas dan mahal.

"Dan Jateng dari hasil Google itu pergerakan massanya masyaallah paling tinggi, karena mungkin kultur kita silaturahmi, mungkin kita nggak enak. Sebagai manusia juga ingin berkumpul. Ini fakta," katanya.

"Maka pada sisi kesehatan masker hazmat, rumah sakit, SDM, semua tiba-tiba kita geger. Apa kita panik? Iya kita panik, jangan bilang tidak panik. Kita panik saat itu tapi cepat kita recover, cepet," lanjut Ganjar.

Adaptasi Baru, Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata