logo


Tanggapi Permintaan Lobi Malaysia Pulangkan Djoko Tjandra, Istana: Ada Langkah Diplomatis

Istana meyakini Kemenlu dan Kejaksaan telah melobi negara terkait

21 Juli 2020 06:00 WIB

Terdakwa kasus Bank Bali, Djoko S Tjandra
Terdakwa kasus Bank Bali, Djoko S Tjandra ANTARA FOTO/Maha Eka Swasta

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) meminta kepada Presiden Joko Widodo agar melobi pemerintah Malaysia untuk memulangkan buronan kasus hak tagih (cassie) Bank Bali Djoko Tjandra. MAKI mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan pengacara Djoko Tjandra yang bersangkutan tinggal di Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Utama Staf Kantor Presiden Donny Gaahral Adian mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kejaksaan telah melakukan upaya diplomasi ke negara terkait.

"Saya kira kan Kejaksaan sudah menetapkan Djoko Tjandra sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) ya. Jadi saya kira ada langkah diplomatis supaya Djoko Tjandra bisa dipulangkan atau diadili," ujar Donny seperti dilansir suara.com, Senin (20/7/2020).


Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19, KSP Beri Alasan: Supaya Lebih Ringan Bebannya

Donny kembali menegaskan bahwa Kemenlu dan kejaksaan telah berkoordinasi dengan Malaysia untuk segera memulangkan Djoko Tjandra.

"Saya kira sudah berkoordinasi untuk segera memulangkan Djoko Tjandra ke tanah air dan diadili sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.

Rizal Ramli Tuding Jokowi Tak Punya Menteri Berpengalaman, KSP Berikan Pembelaan Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati