logo


Singgung Dinasti Politik, Tengku Zul: Belum 6 Tahun Jadi Pejabat, Semua Mau Diangkat

Zul menekankan zaman reformasi ini seharusnya segala urusan sudah diatur oleh undang-undang.

20 Juli 2020 16:26 WIB

istimewa
istimewa twitter @tengkuzulkarnain

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain kembali melayangkan sindiran terkait dinasti politik di Tanah Air.

Meskipun begitu, ia tak menyebut sosok yang dimaksud. Zul sepertinya sengaja membiarkan warganet menemukan jawabannya sendiri.

Melalui kicauan Twitternya, @ustadtengkuzul, ia melontarkan pertanyaan yang begitu satire. Dia menyinggung seorang penguasa yang menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik anggota keluarganya.


Gibran Diusung Jadi Cawalkot, Pigai: KKN Terpotret

"Mau nanya saja. Bolehkan seorang pejabat negara mengurusi keperluan anaknya dalam urusan politik pakai rumah dinas? Dah gitu aja pertanyaannya. Silakan dijawab," kata Tengku.

Zul lantas menambahkan, zaman reformasi ini seharusnya segala urusan sudah diatur oleh undang-undang. "Tapi hidup serasa seperti zaman kerajaan. Terasa nggak ya?" lanjutnya.

“Mereka bilang zaman pak Harto lebih parah? Padahal sekarang belum 6 tahun jadi pejabat anak, mantu, besan, ponakan semua mau diangkat. Hemmm.. Zaman Reformasi lho. Tim Sorak apa tidak melek ya? Ketutupan apa sih mata mereka?” tuntas Zul.

Gibran Diusung Jadi Cawalkot Solo, Ruhut: Giliran Anak Pak Jokowi, Barisan Sakit Hati Keberatan

Halaman: 
Penulis : Iskandar