logo


Bupati Kutim Kena OTT KPK bersama Istrinya, Rizal Ramli: Contoh Dampak dari Threshold, Basis Demokrasi Kriminal

Menurutnya, kerugian yang harus ditanggung negara akibat kasus itu mencapai triliunan.

20 Juli 2020 13:52 WIB

Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli.
Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ekonom senior Rizal Ramli menanggapi kabar penjaringan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Kutai Timur Ismunandar bersama istrinya, Encek Unguria Riarinda Firgasih.

Rizal menilai kasus tersebut adalah contoh dari dampak kebijakan threshold (ambang batas), yang ia sebut sebagai basis demokrasi kriminal. Menurutnya, kerugian yang harus ditanggung negara akibat kasus itu mencapai triliunan.

“Inilah salah satu contoh dampak dari threshold, yang menjadi basis dari demokrasi kriminal. Sang Bupati & istri Ketua DPRD, terima sogokan 18M, untuk upeti jadi calon Bupati lagi. Dia berikan konsesi SDA kepada cukongnya, kerugian negara sekitar 2 trilliun!” ujar Rizal Ramli melalui cuitan Twitternya, @ramlirizal, Senin (20/7).


Prediksi Corona di Indonesia Berlangsung Lama, Rizal Ramli Sentil Sikap Pemerintah Diawal Kasus

Mantan Menko Bidang Kemaritiman itu mengungkapkan ada sosok yang berperan di balik keinginan calon pejabat untuk memenangkan kursi. Jika calon itu terpilih, lanjut Rizal, maka ia akan mengabdi kepada pemodal.

“Dalam demokrasi kriminal, di mana threshold adalah ‘sekrup pemerasan’-nya MK. Calon dipilih dulu oleh cukong-cukong, yang membiayai upeti pemerasan tersebut, barulah kemudian ‘dipilih’ oleh rakyat. Tidak aneh setelah terpilih, Bupati, Gubernur dan Presiden mengabdi kepada cukong-cukong, bukan rakyat,” lanjut Rizal.

Bagi Rizal, tak aneh jika beberapa pemimpin hasil demokrasi kriminal tidak bekerja untuk kepentingan rakyat, melainkan demi status-quo cukong-cukong. “Hasil dari demokrasi kriminal: Eksekutif, legistatif & jufikatif semakin makmur, rakyat semakin sengsara. Mari kita rombak,” tuntasnya.

Pimpinan KPK Tanggapi Vonis Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Iskandar