logo


Mahfud Tanggapi soal Jokowi yang Diminta Lobi PM Malaysia untuk Bantu Tangkap Djoko Tjandra

MAKI menyebut Djoko Tjandra berada di Malaysia

19 Juli 2020 13:30 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD voi.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Presiden Joko Widodo melobi Perdana Menteri Malaysia Muhyiddon Rassid untuk membantu menangkap Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. MAKI menyebut buron kasus hak tagih Bank Bali itu saat ini ada di Malaysia.

Menko Polhukam Mahfud Md, mengatakan bahwa tidak semua langkah pemerintah harus dipublikasikan.

"Tak semua langkah pemerintah harus diumumkan. Apalagi menyangkut perburuan dan penyelidikan orang. Lihat saja dari yang dilakukan," kata Mahfud seperti diberitakan Detikcom, Minggu (19/7).


Bantah Terima Tawaran Jabatan dari Jokowi, Purnomo: Hanya Berpesan Agar Bantu Gibran

Sebelumnya, MAKI mengaku pernah bertemu langsung dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Ini jelas di Kuala Lumpur. Saya tahu persis Oktober kemarin tim kita ketemu dan sekarang dia balik ke Kuala Lumpur, tim kami bertemu di Kuala Lumpur di Menara Tun Razak Exchange, lantai 105-106. Tim saya pernah ketemu Oktober 2019 dan saya yakin di sana," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam diskusi polemik bertema 'Ironi Djoko Tjandra dan Tim Pemburu Koruptor', Sabtu (18/7).

MAKI meminta Jokowi untuk melobi PM Malaysia untuk membantu menangkap Djoko Tjandra.

"Tugas Kejaksaan Agung bersama Menko Polhukam dan lainnya mengejar ke sana untuk dipulangkan. Presiden Pak Jokowi (perlu) meminta Perdana Menteri Malaysia untuk menangkap orang ini," ujarnya.

Red Notice Djoko Tjandra Tidak Diperpanjang, Begini Alasan Kejagung

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata