logo


Mahfud Md Beberkan Curhatan Jokowi Terkait Kasus Novel Baswedan, Disalahkan Hingga Dibully

Mahfud mengatakan bahwa Jokowi tidak bisa ikut campur dalam kasus Novel Baswedan

18 Juli 2020 14:03 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD voi.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengungkapkan pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu. Pada pertemuan tersebut, Jokowi menanyakan terkait pengadilan kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Dimana penyerang hanya divonis 1,5 tahun dan 2 tahun.

"Saya ditanya oleh Pak Jokowi, 'Pak Mahfud bagaimana itu Pak Novel Baswedan? Saya loh yang dibully sama orang-orang, seakan-akan saya. Padahal saya ini gak tahu urusan tuntut menuntut gitu', itu kata presiden gitu," kata Mahfud saat diskusi di Acara Ngobrol Tempo Ini Budi, seperti dilansir Tempo.com, Sabtu (18/7/2020).

Mahfud mengatakan bahwa Jokowi tidak bisa ikut campur dalam urusan tersebut. Apabila ikut terlibat dalam teknis pengadilan maka pemerintah justru dinilai melanggar hukum.


Penyerang Novel Baswedan Divonis 2 dan 1,5 Tahun Penjara, Jubir KPK: Ini Preseden Buruk

Jokowi pun meminta kepada Mahfud Md agar segera menyelesaikan kasus tersebut. "Jadi bapak presiden betul-betul tanya itu. Kenapa (penyerang) Pak Novel hanya dituntut satu tahun. Saya bilang ya pak nanti saya tanya, itu ada alasan hukum yang tentu diajukan oleh jaksa," ujarnya.

Pimpinan KPK Tanggapi Vonis Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati