logo


Pimpinan KPK Tanggapi Vonis Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Nawawi enggan mengomentari apakah hukuman yang telah dijatuhkan majelis hakim telah setimpal atau belum dengan perbuatan.

18 Juli 2020 06:45 WIB

Penyerang Novel Baswedan
Penyerang Novel Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango angkat bicara soal vonis hakim terhadap dua terdakwa kasus penyerangan Novel Baswedan, RK dan RB.

Nawawi menyebutkan hal terpenting bagi KPK adalah vonis sudah dapat mencerminkan perlindungan hukum atau belum.

"Dari putusan majelis hakim dalam perkara ini adalah sejauh mana putusan ini dapat menjadi cerminan jaminan perlindungan negara terhadap insan penegak hukum, khususnya dalam pemberantasan korupsi," kata Nawawi melalui keterangan tertulis, Jumat (17/7).


Pakar Hukum Pidana: Vonis Penyiram Novel Tidak Menjerakan

Dia enggan berkomentar lebih lanjut soal kesetimpalan hukuman 2 tahun bui untuk Rahmat Kadir atau RK dan 1,5 tahun bagi Ronny Bugis alias RB, dengan serangan air keras yang mencacatkan mata Novel.

"Saya tidak dapat mengomentari apakah hukuman yang telah dijatuhkan majelis hakim telah setimpal atau belum dengan perbuatan," ujarnya.

Menurutnya, vonis hakim terhadap dua terdakwa tersebut bisa berbeda penafsirannya bagi setiap orang. "Jadi itu bergantung masing-masing orang menterjemahkannya."

Penyerang Novel Baswedan Divonis 2 dan 1,5 Tahun Penjara, Jubir KPK: Ini Preseden Buruk

Halaman: 
Penulis : Iskandar