logo


PDIP Usung Gibran, Pengamat Sebut Ada Ketidakharmonisan di Internal PDIP Solo

Pengamat politik sebut diusungnya Gibran akan mengancam soliditas PDIP Solo

17 Juli 2020 14:09 WIB

Gibran Rakabuming
Gibran Rakabuming Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai ada ketidakharmonisan di internal PDIP Solo usai diusungnya Gibran di Pilkada Solo. Menurutnya, kehadiran Gibran berpotensi terjadinya perpecahan ditubuh PDIP Solo.

"Membaca geliat kader PDIP Solo sejak Gibran berupaya lakukan lobi politik ke Jakarta, terlihat ada ketidakharmonisan, tentu bagi PDIP ini riskan karena berpotensi adanya perpecahan di tingkat bawah," kata Dedi seperti dilansir RMOL.com, Jumat (17/7/2020).

Dedi menilai diusungnya Gibran di Pilkada Solo masih memiliki elektabilitas personal karena anak presiden. Namun, kesolidan Gibran masih dipertanyakan.


BPIP Ada Megawati, PA 212: Wajib Segera Bubarkan!

"Meskipun posisi Gibran di tingkat pemilih masih memungkinkan mendominasi, hanya saja solid tidaknya kader akan mengganggu mesin parpol," ujarnya.

Diketahui, hari ini Jumat (17/7/2020), Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa berangkat ke kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Semarang. Mereka akan mengikuti pengumuman rekomendasi Pilkada Solo secara virtual.

Sebut Rekomendasi Gibran Bukan Nepotisme, PDIP: Kalau Nggak Kompeten, Ditertawakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati