logo


Sebut Demo Tolak RUU HIP Sebagai Jihad, FPI: Siap Mati di Sini, Siap Bertumpah Darah!

FPI menuding inisiator RUU HIP sebagai PKI

16 Juli 2020 17:04 WIB

Massa dari FPI yang kontra Ahok melakukan aksi unjuk rasa di depan Pengadlian Negeri Jakarta Utara, Senin (26/2).
Massa dari FPI yang kontra Ahok melakukan aksi unjuk rasa di depan Pengadlian Negeri Jakarta Utara, Senin (26/2). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah organisasi massa (ormas) Islam kembali menggelar unjuk rasa tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Gedung DPR, Kamis (16/7/2020).

Salah seorang narataor aksi, Ustadzah Nurdiati Akma mengatakan bahwa demo tolak RUU HIP sebagai salah satu bentuk jihad bagi umat Islam. Ia menuding RII HIP telah disusupi nilai-nilai komunisme.

"Siap anak-anakku? Siap mati di sini? Siap bertumpah darah" ujar Nurdiati dengan suara lantang.


DPR dan Pemerintah Sepakat Menunda Pembahasan RUU BPIP

Nurdiati juga menuding inisiator RUU HIP adalah orang Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia menilai kalimat ketuhanan yang berkebudayaan tidak sesuai dengan semangat para ulama.

"Yang bikin Pancasila para ulama, para syuhada dengan kalimat tauhid, nomor satu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sekarang mau diganti?" bebernya.

Sementara saat ditanyai tentang keikut sertaan anak-anak dalam aksi unjuk rasa tersebut. Nurdiati mengaku bahwa anak-anak tersebut sudah mendapat izin dari orang tuanya.

Titip Pesan di Aksi Tolak RUU HIP, Habib Rizieq: Segera Makzulkan Jokowi!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×