logo


Seberapa Efektifkah Sinar Matahari dalam Membunuh Virus Corona Covid-19?

Para peneliti mengungkapkan bahwa UVC mampu membunuh virus Corona Covid-19 secara efektif, namun....

16 Juli 2020 14:00 WIB

ilustrasi berjemur
ilustrasi berjemur istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sinar ultraviolet selama ini terbukti mampu digunakan untuk mematikan sejumlah virus dalam beberapa dekade terakhir. Namun, apakah sinar tersebut efektif untuk digunakan dalam melawan virus Sars-Cov-2 yang merupakan virus penyebab penyakit Covid-19?

Dilansir dari Livescience pada Kamis (16/7), jawaban singkatnya adalah 'iya'. Namun, diperlukan sebuah proses yang sangat kompleks yang melibatkan tenaga ahli profesional untuk menghasilkan intensitas dan dosis sinar ultraviolet yang pas untuk membunuh virus tersebut.

Menurut Badan Pencegahan Penyakit Menular AS (CDC), radiasi sinar ultraviolet diklasifikasikan menjadi 3 tipe berdasarkan panjang gelombang yang dihasilkan, yakni: UVA, UVB, dan UVC. Hampir semua radiasi ultraviolet yang mencapai permukaan planet bumi adalah gelombang UVA, karena UVB dan UVC diserap oleh lapisan ozon. Sayangnya, hanya radiasi UVC saja yang memiliki panjang gelombang terpendek dan memiliki energi tertinggi dari dua gelombang lainnya, yang dapat digunakan sebagai disinfektan.


Tengah Terpuruk, Sony Bakal Ganti Nama Perusahaannya

"UVC telah digunakan dalam beberapa tahun terkahir, dan ini bukan lah sesuatu yang baru," kata Indermeet Kohli, seorang pakar fisika di rumah sakit Henry Ford, Detroit kepada Livescience.

UVC dengan panjang gelombang tertentu, 254 nanometer, yang sebelumnya telah teruji efektif menon-aktifkan virus flu babi H1N1 dan virus Corona lainnya, seperti SARS dan MERS, juga diketahui mampu mengeliminasi virus Sars-Cov-2 penyebab Covid-19.

"UVC menjadi sebuah alat yang berharga ditengah pandemi," ujarnya.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa gelombang UVC mempunyai kemampuan untuk merusak DNA, sehingga akan sangat berbahaya bagi kulit dan mata manusia. Oleh karena itu, teknologi UVC hanya boleh digunakan pada fasilitas kesehatan saja.

"UVC memang mampu membunuh virus...namun masalahnya adalah anda harus mendapatkan dosis yang tepat," ujar Dr Jacob Scott, seorang peneliti sekaligus pakar fisika di Cleveland.

Penjualan Smartphone Anjlok Gara-gara Pandemi, Produsen Chipset Malah Untung. Kok Bisa?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×