logo


Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan Drama Terkait Penyegelan Pulau Reklamasi

Guntur juga menyebut, Anies diam-diam telah menerbitkan lebih dari 1.000 Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi pulau reklamasi pada 2019.

16 Juli 2020 05:45 WIB

Juru Bicara PSI, Guntur Romli
Juru Bicara PSI, Guntur Romli Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli menyebut Anies Baswedan mulai memainkan drama dalam memimpin penyegelan pulau reklamasi usai menjabat Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2018.

Namun, kenyataan tak bisa ditutupi karena pembangunan tetap dilanjutkan meskipun sempat ada tahap penyegelan pulau reklamasi.

"Saya sebut drama karena hanya depannya saja ditempel pengumuman disegel, tapi faktanya pembangunan di dalam pulau reklamasi tetap dilanjutkan. Apakah Anies tahu? Tahu. Ada wartawan yang mengabarkan padanya. Tapi Anies tak berbuat apa-apa," ujar Guntur Romli, sebagaimana dikutip dari Tagar pada Kamis (16/7).


Bela Anies Soal Reklamasi, Haikal Hassan: Yang Kita Perlu Hadapi Adalah Buzzer...

"Kenapa? Namanya saja drama penyegelan," sambungnya.

Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) itu lantas menerangkan, Anies diam-diam telah menerbitkan lebih dari 1.000 Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi pulau reklamasi pada 2019.

"Loh katanya reklamasi dihentikan? Katanya Pulau Reklamasi disegel? Kok ada 1.000 lebih diterbitkan? Ini namanya tipu-tipu ala Anies Baswedan," jelasnya.

Menurutnya, Anies merupakan karakter yang tidak konsisten dan tak punya komitmen terhadap janji yang dilontarkan saat kampanye.

"Katanya dia tidak pernah menolak reklamasi, tapi ingin menghentikan reklamasi," tegas Guntur.

Untuk diketahui, Anies Baswedan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta tentang izin pelaksaan perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektar dan perluasan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 hektar, tertanggal 24 Februari 2020.

Sebut Omongan Anies Soal Reklamasi Tak Bisa Dipegang, PSI: Ibarat Menjilat Ludah Sendiri

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×