logo


Australia Kemungkinan Perpanjang Aturan Lockdown

Kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Australia memaksa pemerintah negara bagian untuk kembali menerapkan kebijakan lockdown

15 Juli 2020 15:30 WIB

Sydney Opera House
Sydney Opera House okezone

SYDNEY, JITUNEWS.COM - Sejumlah negara bagian di Australia akan kembali menerapkan kebijakan lockdown jika wabah Covid-19 tidak segera bisa dikendalikan.

Australia diketahui merupakan salah satu negara yang sebelumnya berhasil menangani penyebaran wabah tersebut, yang kini juga menghadapi peningkatan jumlah kasus.

Negara bagian Victoria pada Rabu (15/7) melaporkan adanya tambahan kasus Covid-19 sebanyak 238 yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam terakhir meskipun pada pekan lalu telah memberlakukan kebijakan lockdown di Melbourne.


Resmi, Inggris Keluarkan Huawei dari Proyek Jaringan 5G Mereka

Daniel Andrews, gubernur Victoria memperingatkan bahwa kebijakan pembatasan sosial tersebut bisa saja diperpanjang jika warga tidak mematuhinya.

"Jika, orang-orang tidak melakukan hal yang benar maka kami akan memperketat aturan pembatasan sosial dan jika perlu akan diperpanjang," ujarnya dikutip dari Reuters.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Victoria, Rick Nugent mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya telah memberikan sanksi denda terhadap lebih dari 500 warga yang melanggar aturan kebijakan lockdown.

Adanya kemungkinan penerapan kebijakan lockdown guna menghentikan laju penyebaran wabah Covid-19 merupakan sebuah pukulan keras bagi perekonomian Australia yang kini mengalami resesi pertama dalam tiga puluh tahun terakhir.

Menurut data Reuters, secara nasional, Australia kini melaporkan 10,500 kasus Covid-19 dengan 111 kematian.

Sekolah Masih Ditutup, Trump: Itu adalah Keputusan yang Sangat Buruk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×