logo


Tetap Gelar Aksi Tolak RUU HIP Jilid II di Masa Covid-19, PA 212: Jangankan 10 Ribu, Sejuta Lebih Kita Sudah Biasa Ngatur

Slamet mengatakan pihaknya masih harus melancarkan aksi unjuk rasa lantaran maklumat MUI soal RUU HIP tak segera ditindaklanjuti.

15 Juli 2020 04:15 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyatakan pihaknya akan kembali berunjuk rasa dalam rangka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di Gedung DPR/MPR, Jakarta pada Kamis (16 Juli 2020).

Ia mengklaim gelombang demonstrasi jilid II nantinya akan lebih besar dari aksi sebelumnya. Sebab, Aliansi Nasional Antikomunis (ANAK) NKRI yang terdiri dari PA 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF-Ulama) mendapat dukungan 174 organisasi masyarakat (ormas).

"Insyaallah kalau kawan-kawan sudah terbiasa. Jangankan 10 ribu, sejuta lebih, kita sudah biasa ngatur (massa agar menerapkan protokol Covid-19) itu,” kata Slamet saat menggelar konferensi pers di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta, Selasa (14/7).


Tak Kaget Putusan MA soal Pilpres, PA 212: Sudah Terindikasi Kuat Penuh Kecurangan

Slamet Maarif merasa optimis aksi jilid II dapat berjalan lancar. “Insyaallah semuanya kondusif."

Dia menyebut pihaknya masih harus menggelar aksi lanjutan karena DPR/MPR tak kunjung mengindahkan maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait RUU HIP.

"Tuntutan kami masih sama, bahwa maklumat MUI belum ditanggapi serius oleh DPR RI. Tuntutan umat dan ormas di berbagai kabupaten kota dan provinsi juga sampai saat ini belum ditanggapi," ujarnya.

PA 212 dan Ormas Akan Gelar Unjuk Rasa, Slamet: Insyaallah Semuanya Kondusif

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×