logo


Skenario Terburuk Musim Dingin Inggris: 120 Ribu Tewas karena Covid-19

Sejumlah pakar kesehatan memprediksi Inggris bisa saja berada di situasi terburuk saat musim dingin nanti jika langkah pencegahan Covid-19 tidak disiapkan dari sekarang

14 Juli 2020 15:45 WIB

Virus Corona Covid-19
Virus Corona Covid-19 kompas.com

LONDON, JITUNEWS.COM - Inggris berpotensi menghadapi gelombang kedua wabah virus Corona Covid-19 pada musim dingin akhir tahun mendatang. Sejumlah pakar kesehatan menggambarkan skenario terburuknya adalah angka kematian dapat mencapai 120 ribu dalam kurun waktu sembilan bulan.

"Ini bukan hanya sebuah perkiraan, namun sebuah kemungkinan," kata Stephen Holgate, seorang profesor di Akademi Ilmu Kesehatan Inggris (AMS), dikutip dari Reuters pada Selasa (14/7).

"Angka kematian bisa jadi lebih tinggi dengan adanya gelombang batu Covid-19 pada musim dingin mendatang, namun resiko ini bisa diturunkan jika kita melakukan tindakan (pencegahan) segera," imbuhnya.


25 Dokter Muda Diduga Terinfeksi Corona Saat Pesta Wisuda, Dekan UNS: Nggak Ada Hubungannya!

Inggris sejauh ini telah melaporkan 45 ribu kematian akibat infeksi virus Sars-Cov-2, penyebab Covid-19. Angka kematian tersebut merupakan yang tertinggi untuk kawasan Eropa. Jika prediksi tersebut benar, maka kematian akibat Covid-19 di Inggris bisa meningkat lebih dari 2 kali lipat daripada yang mereka laporkan selama gelombang pertama.

"Permodelan tersebut memperkirakan 119,000 kematian yang terjadi di rumah sakit pada bulan September 2020 hingga Juni 2021," ujar laporan AMS.

Anne Johnson, wakil presiden AMS mengatakan bahwa musim flu yang terjadi selama musim dingin dapat menjadi kombinasi yang mematikan. Sehingga diperlukan langkah persiapan untuk menghadapinya.

"Covid-19 belum hilang. Kita perlu melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan pada musim dingin mendatang," ujarnya.

Ahli Ungkap Kunci Keberhasilan Prediksi Jokowi Soal Puncak Corona

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×