logo


Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah 3T, Kementerian PUPR Bangun PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara

Progres pembangun PLBN Sei Pancang mencapai 1,37 persen

13 Juli 2020 13:12 WIB

PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara
PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara Kementrian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pihaknya terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Pembangunan tersebut guna mengurangi disparitas, khususnya wilayah 3T (terdepan, teluar, dan tertinggal). Selain itu juga didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Menteri Basuki.

Kementerian PUPR membangun empat PLBN Di Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Negara Bagian Sabah dan Serawak, Malaysia Timur. PLBN tersebut meliputi PLBN Terpadu Sei Pancang, PLBN Terpadu Long Midang dan PLBN Terpadu Labang di Kabupaten Nunukan serta PLBN Terpadu Long Nawang di Kabupaten Malinau.


Tinjau Lahan Potensial Food Estate di Kalteng, Pemerintah Akan Perbaiki Irigasi

Pembangunan PLBN Terpadu Sei Pancang di Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan telah dimulai pada 24 Februari 2020 dan ditargetkan selesai pada 17 Juli 2021 dengan anggaran sebesar Rp 226,18 miliar. Progress pembangunan PLBN ini sudah mencapai 1,37 persen.

Pembangunan PLBN ini meliputi bangunan utama, mess pegawai, Wisma Indonesia, lansekap, pekerjaan interior, X-Ray cabin baggage, metal detector, jalan dan parkir kendaraan, jembatan serta mekanikal elektrikal dan plumbing (MEP) kawasan. Bangunan utama akan dibangun setinggi 3 lantai seluas 5.613 m2, mess pegawai dibangun setinggi 2 lantai dengan luas 1.904 m2 dan Wisma Indonesia dibangun setinggi 2 lantai seluas 1.888 m2.

Menteri Basuki mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya khusus zona inti PLBN, tetapi juga jalan paralel perbatasan, jalan akses menuju pos lintas batas dan pengembangan infrastruktur permukiman di kawasan perbatasan seperti pembangunan jalan lingkungan, drainase, pengelolaan sampah, dan penyediaan air bersih, termasuk juga pasar sebagai sarana pendukung perkembangan ekonomi masyarakat setempat.

 

 

Jaga Daya Beli Masyarakat, PUPR Gelontorkan Rp 11,3 Triliun untuk Program Padat Karya Tunai

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×