logo


Gugus Tugas Covid-19: Solo Bukan Zona Merah Lagi, Tapi Hitam!

Kasus corona di Solo meningkat tajam pada Minggu (12/7/2020)

13 Juli 2020 11:40 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan bahwa Solo menjadi zona hitam. Hal tersebut lantaran penambahan kasus corona per Minggu (12/7/2020) meningkat dengan tajam.

"Biasanya tambah 1-2 orang, hari ini tambah 18 orang. Sudah bukan zona merah lagi, (tapi) zona hitam," kata Ahyani di Surakarta, Minggu (12/7/2020).

Sementara itu, Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Mayarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan bahwa tidak ada zona hitam dalam penyebaran virus corona. Ia menjelaskan bahwa ada empat kategori yaitu, zona hijau, zona kuning, zona orange, dan zona merah.


Pahit! Anggota DPR Sebut Rapid Test Cenderung Jadi Alat Bisnis

"Istilah hitam nggak ada karena sebenarnya merah. Zona merah ini menggambarkan kasusnya banyak, transmisi virus corona Covid-19 mengancam penduduk di situ," ujar Miko seperti dilansir detikcom, Senin (13/7/2020).

Miko juga menyinggung penyebab kasus corona di Solo meningkat. Menurutnya, peningkatan kasus corona terjadi karena pesantren dan mal di Kota Solo telah dibuka kembali.

"Solo kan banyak pesantren, mungkin santrinya kembali masuk, kemudian Solo juga sudah dibuka mal dan sebagainya ya mungkin abai terhadap protokol kesehatan," jelasnya.

Tak Hanya Angka Covid-19, Jokowi Minta Menteri Laporkan Rencana Kerja yang Nyata

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×