logo


Minta Program Kartu Prakerja Gelombang IV Diberhentikan Sementara, Begini Alasan KPK

Ada empat aspek yang bermasalah dalam tata laksana program Prakerja yang perlu diperbaiki sebelum dijalankan kembali.

13 Juli 2020 06:15 WIB

kartu pra kerja
kartu pra kerja Sumut Invest

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pelaksanaan program kartu Prakerja gelombang keempat mendapat sorotan dari sejumlah kalangan, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding meminta agar program tersebut dihentikan sementara waktu. Hal itu perlu dilakukan supaya Kartu Prakerja bisa diperbaiki secara menyeluruh sebelum diberlakukan kembali.

"Menghentikan sementara program kartu prakerja gelombang keempat sambil dilakukan evaluasi atas gelombang sebelumnya dan perbaikan untuk kelanjutan program," kata Ipi dalam keterangan resmi, Minggu (12/7).


Ketua KPK ke Petahana Pilkada: Stop Poles Citra Anda, dengan Dana Penanganan Corona

Menurutnya, ada empat aspek yang bermasalah dalam tata laksana program Prakerja yang perlu diperbaiki, yakni proses pendaftaran, kemitraan dengan platform digital, materi pelatihan, dan pelaksanaan program.

Ipi menyatakan masalah itu timbul karena desain program Kartu Prakerja disusun untuk kondisi normal sesuai Perpres Nomor 36 Tahun 2020. Sedangkan program itu diubah menjadi semi-bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19.

"Sehingga, dari sisi regulasi perlu disesuaikan," kata Ipi.

Oleh karena itu, Ipi menganjurkan agar implementasi program Prakerja dikembalikan ke Kementerian Tenaga Kerja dari Kemenko Perekonomian. Dia menyebut ketersediaan infrastruktur Kemenaker sudah mumpuni dalam memberlakukan program tersebut.

KPK Minta Program Kartu Prakerja Gelombang 4 Dihentikan Sementara

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×