logo


Pahit! Anggota DPR Sebut Rapid Test Cenderung Jadi Alat Bisnis

Ridwan menilai pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan seharusnya fokus pada pengadaan alat tes PCR atau swab.

13 Juli 2020 04:45 WIB

Rapid Test
Rapid Test Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR Ridwan Bae menyebut rapid test cenderung dijadikan alat bisnis. Padahal alat yang selama ini digunakan pemerintah sebagai pendeteksi awal itu tingkat akurasinya rendah.

"Rapid test ini hanya deteksi daya tahan tubuh. Lebih pahit lagi rapid test ini cenderung menjadi alat bisnis," kata Ridwan Bae, dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (13/7).

Dia menilai kinerja alat tersebut tidak bisa dijadikan acuan karena banyak hasil yang dikeluarkan reaktif, namun setelah dites swab negatif.


PDIP: Kita Harap Tak Ada Pihak yang Mempolitisir Covid Demi Kepentingan Pencitraan

Menurutnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan seharusnya fokus pada pengadaan alat tes PCR atau swab yang kemudian dikirimkan ke seluruh daerah alih-alih mengadakan alat rapid test.

"Kita ini harus tes swab secara masal sebagai upaya untuk mengetahui laju penyebaran virus corona," tegasnya.

Tambah 1.681 Kasus Positif, 5 Provinsi Tak Ada Penambahan

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×