logo


Ketua KPK ke Petahana Pilkada: Stop Poles Citra Anda, dengan Dana Penanganan Corona

Firli mengatakan bahwa KPU dan Bawaslu akan memberikan sanksi

12 Juli 2020 14:30 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua KPK, Firli Bahuri, mengingatkan kepada para petahana yang maju pada Pilkada 2020 untuk tidak menggunakan program penanganan pandemi Covid-19 untuk kampanye.

"Di sinilah diperlukan kehadiran penyelenggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sejak dini untuk mengingatkan dan memberi sanksi kepada para petahana yang menggunakan program penanganan pandemi Covid-19, seperti bansos untuk pencitraan diri, yang marak terjadi jelang pilkada serentak, yang tinggal menghitung hari," kata Firli dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7).

Firli mengatakan bahwa KPU dan Bawaslu akan memberikan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.


Akui New Normal Diksi yang Salah, Pemerintah: Sudah Kita Ubah, Tapi...

"Sanksinya bisa sampai pembatalan dirinya sebagai calon seperti termaktub pada Pasal 71 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang berbunyi: 'Kepala daerah dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan paslon sampai dengan penetapan paslon terpilih'," ujarnya.

Firli mengaku mendapatkan laporan bahwa ada calon petahana yang memanfaatkan program penanganan Covid-19 untuk kampanye.

Tak Masalah Kasus Corona Terus Meningkat, Doni Monardo: Tapi Angka Kematian Rendah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×