logo


Bukan Covid-19, 58 Ribu Orang di India Tewas Setiap Tahunnya Akibat Gigitan Ular Berbisa

Kurang efektifnya antibisa yang tersedia di India menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kematian akibat serangan ular berbisa

10 Juli 2020 18:56 WIB

pinterest

MUMBAI, JITUNEWS.COM - Dengan meningkatnya urbanisasi di India, habitat alam liar tentunya semakin berkurang sehingga memicu sejumlah konflik antara hewan liar dengan manusia. Salah satu jenis hewan yang paling terdampak urbanisasi di India adalah ular, dimana saat ini banyak dijumpai berada di lingkungan pemukiman penduduk.

Di India, setidaknya 58 ribu orang tewas setiap tahunnya akibat gigtan dari binatang tersebut, dimana menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) sedikitnya 1,2 juta penduduk India telah tewas akibat gigitan ular berbisa yang terjadi dalam dua dekade terakhir.

Sejumlah pakar internasional mengungkapkan bahwa setengah dari jumlah kematian akibat gigitan ular terjadi selama musim penghujan, dimana sebagian besar korban tergigit saat berkebun.


AS Desak PBB Perpanjang Masa Embargo Senjata Iran, Rusia: Tidak Akan Pernah Terwujud

Dilansir dari Sputnik pada Jumat (10/7), menurut hasil penelusuran para peneliti, 70 persen kasus serangan ular terjadi di sembilan negara bagian, yakni Bihar, Jharkhand, Madhya Pradesh, Odisha, Uttar Pradesh, Andhra Pradesh, Telangana, Rajasthan dan Gujarat.

Alasan lain tingginya kematian akibat gigitan ular berbisa di India adalah karena kurang efektifnya anti bisa yang tersedia di negara tersebut. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Institut Sains di Bengaluru mengungkapkan bahwa proses produksi anti-bisa di India masih menggunakan metode tradisional yang tidak berkembang selama hampir satu abad.

India hanya memiliki anti-bisa dari empat jenis ular, yakni ular Kobra, Common Krait (sejenis ular Welang), Russell Viper dan Saw-scaled Viper. Sehingga kurang efektif untuk menangani gigitan dari 56 jenis ular berbisa lainnya yang juga ditemui di negara tersebut.

Selain itu, sebagian besar rumah sakit di negara tersebut bahkan tidak memiliki anti bisa, sehingga bisa dipastikan jika seseorang yang berada di lingkungan terpencil mendapat gigitan dari ular berbisa, maka nyawanya akan sangat terancam.

Duterte Sebut Pembukaan Perekonomian Saat Ini Bukan Ide Bagus

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×