logo


Duterte Sebut Pembukaan Perekonomian Saat Ini Bukan Ide Bagus

Duterte menilai membuka kembali perekonomian secara penuh akan meningkatkan kasus Covid-19 yang nantinya membuat negara dalam kekacauan

10 Juli 2020 18:28 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Reuters

MANILA, JITUNEWS.COM - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan bahwa meskipun perekonomian negaranya tengah berada di dalam situasi resesi, melakukan pembukaan kembali perekonomian secara penuh ditengah situasi wabah Covid-19 saat ini bukanlah sebuah ide yang bagus.

Menurut media setempat, Duterte mengumumkan bahwa ia berniat untuk membuka kembali perekonomian secara parsial guna menyelamatkan kehidupan banyak orang sekaligus menghindari kesalahan seperti yang diperbuat oleh sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat dan Brazil.

"Kita ini (negara) miskin. Kita tidak mampu menghadapi total pandemi," ujar Duterte dikutip dari Sputnik pada Jumat (10/7).


Kasus Covid-19 di AS Malah Naik Lagi, Fauci: Pertimbangkan Lockdown Lagi

"Jika kita mengikuti contoh sejumlah negara lain dengan membuka kembali perekonomian di seluruh negeri, ribuan demi ribuan kasus (Covid-19) baru akan terjadi, dan kita berada dalam kekacauan," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa Filipina tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menghadapi pandemi. Oleh karena itu, ia harus berhati-hati dalam membuka kembali perekonomian.

Saat ini, apa yang sebenarnya terjadi di negara-negara tersebut adalah meskipun mereka membuka kembali perekonomian untuk mendapatkan uang, namun hal itu justru menyebabkan peningkatan (kasus). Mereka menghadapi permasalahan dengan jatuhnya (perekonomian) kembali," imbuhnya.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), per tanggal 9 Juli, Filipina telah melaporkan 50,359 kasus Covid-19 dengan 1,314 kematian.

AS Desak PBB Perpanjang Masa Embargo Senjata Iran, Rusia: Tidak Akan Pernah Terwujud

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×