logo


Pasien Positif Covid-19 Naik, Demokrat: Pemerintah Terlalu Terburu-buru Terapkan New Normal

Dia menyebut pada 26 Mei 2020, pemerintah telah diingatkan agar tidak memberlakukan kebijakan kenormalan baru atau new normal secara terburu-buru. 

10 Juli 2020 15:18 WIB

Test Covid-19
Test Covid-19 ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pasien positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 2.657 pasien atau secara total mencapai 70.367 orang. Ada delapan provinsi dengan penambahan kasus positif Covid-19 terbanyak yaitu Jawa Barat, Jawa Timur,  DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Utara.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Irwan menilai pemerintah telah salah mengambil kebijakan dalam penanganan pandemi Covid-19 yang berakibat terus bertambahnya kasus positif.

Dia menyebut pada 26 Mei 2020, pemerintah telah diingatkan agar tidak memberlakukan kebijakan kenormalan baru atau new normal secara terburu-buru.


Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Ketua MPR: Pemerintah Harus Terus Serukan Pandemi Belum Berakhir

"Bahkan saya katakan waktu itu, new normal bentuk kekalahan perang pemerintah lawan Covid-19," ujar Irwan di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Irwan mengatakan kebijakan new normal seharusnya diterapkan ketika pemerintah sudah berhasil menurunkan angka penularan Covid-19 di berbagai daerah dan melewati puncak kasus.

"Apa yang terjadi pada hari ini, di mana angka positif naik dua kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya, telah menunjukkan langkah new normal yang diambil pemerintah adalah blunder bagi rakyat dan negara," tuturnya.

Dalam hal ini, Irwan menyebut penanganan pandemi Covid-19 yang tidak tepat, bukan hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga menekan perekonomian nasional terus merosot.

"Ini tentu menjadi warning bagi pemerintah agar jangan keliru dan lalai dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia, baik dari sisi kesehatan dan ekonomi masyarakat," kata dia.

"Pemerintah tidak boleh berlindung di balik alasan agar rakyat mengikuti protokol kesehatan semata. Harus ada tindakan yang konkret dan tegas memutus penyebaran Covid-19 di tanah air," pungkasnya.

Terbukti Covid-19, Jair Bolsonaro: Saya dalam Kondisi yang Sangat Baik

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×