logo


Maria Lumowa Diekstradisi dari Serbia, Demokrat: Harun Masiku, Apa Kita Harus Tunggu 17 Tahun Dulu?

Demokrat mengapresiasi upaya pemerintah mengekstradisi Maria.

10 Juli 2020 11:30 WIB

Hinca Pandjaitan.
Hinca Pandjaitan. Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Maria Pauline Lumowa, tersangka kasus pembobolan BNI Rp1,7 triliun pada 2002, berhasil diekstradisi dari Serbia ke Indonesia.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, mengapresiasi upaya pemerintah mengekstradisi Maria.

"Semoga ini menjadi reminder bagi pelaku kejahatan yang kini masih dalam pengejaran dan berada di luar negeri, bahwa negara kita mampu mengejar dan membawa pulang pelaku tersebut," kata Hinca kepada wartawan, Kamis (9/7).


Tanggapi PDIP, Politikus Demokrat: Masa Parpol Mainkan Kartu Gaplek?

Hinca juga menyinggung Harun Masiku dan Djoko Tjandra yang belum ditangkap.

"Misal Harun Masiku, apa kita harus tunggu 17 tahun dulu untuk menerima kabar baik penangkapan dia kelak? Juga Djoko Tjandra. Jangan terus puas dan berleha-leha, teruslah tuntaskan PR besar ini dan dinanti publik," katanya.

Menurutnya, di era digital ini perjanjian ekstradisi perlu dimanfaatkan untuk menangkap pelaku kejahatan yang bersembunyi di luar negeri.

"Saat ini, DPR bersama pemerintah terus mendorong upaya-upaya semacam ini agar negara menjadi digdaya atas penegakan hukum khususnya pada pelaku yang bersembunyi di luar negeri," kata Hinca.

Tanya soal Reshuffle ke Jokowi, Politikus Demokrat: Secara Implisit Presiden Mengatakan...

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×