logo


Chef Arnold Ngamuk Tagihan Listriknya Bengkak, PLN Beri Penjelasan: Permasalahannya Seperti...

PLN sebut tagihan listrik yang membengkak karena pemakaian yang meningkat selama PSBB

10 Juli 2020 04:15 WIB

Chef Arnold
Chef Arnold Instagram

SURABAYA, JITUNEWS.COM – Chef Arnold Poernomo baru saja membuat heboh dunia maya. Pasalnya, ia mengeluhkan tagihan listriknya yang membengkak hingga empat kali lipat. Ia pun mengajukan protes ke PLN melalui media sosial Twitter pribadinya.

"TOLONG BERITAKAN KENAPA LISTRIK SAYA JADI 10JT??? APA MUNGKIN TIBA TIBA SAYA BORONG MOBIL TESLA???," tulis chef Arnold di akun Twitternya, Kamis (9/7/2020).

Menanggapi keluhan chef Arnold tersebut, Manager PLN ULP Ngagel, Jawa Timur, Iva Parastutik menyampaikan bahwa kenaikan tagihan listrik Chef Arnold disebabkan oleh meningkatnya pemakaian akibat berubahnya pola pemakaian pelanggan rumah tangga saat implementasi PSBB dan bulan Ramadhan.


Ungkap Alasan Kenaikan Tagihan Listrik, PLN: Karena Nonton Drakor di Rumah

“Permasalahannya seperti yang telah kami sampaikan pada rekan-rekan media sebelumnya, bahwa sebagai akibat dari dihentikan sementara petugas baca meter ke lapangan pada masa pandemi Covid-19 di akhir Maret - Mei (dimana tagihan dihitung berdasarkan rata-rata pemakaian 3 bulan sebelumnya), terdapat selisih antara pemakaian riil dibanding yang telah ditagihkan pada bulan April - Juni 2020. Selisih pemakaian tersebut terakumulusi ke dalam tagihan Juli 2020 dikarenakan pada akhir Juni angka stand meter sudah bisa dibaca petugas,” kata Iva Parastutik melalui siaran pers yang Jitunews terima, Kamis (9/7/2020).

Arnold yang telah ditemui Iva Parastutik pada hari yang sama mengapresiasi gerak cepat PLN dalam menanggapi permasalahan ini serta mengunggah apresiasinya dalam cuitan twitternya. Pihaknya sudah memahami penjelasan dan alasan kenaikan tagihan listriknya pada Bulan Juli. “Ok kita sudah damai...thank you pelayanannya dan penjelasan ente @pln_123. Cepet & gesit....dan team di Surabaya makasih...,” unggahnya dalam post twitter.

Untuk penanganan keluhan kenaikan tagihan listrik, PLN UID Jawa Timur telah menyiagakan personel PLN di 130 posko pengaduan di seluruh UP3 maupun ULP, serta 114 nomor layanan Whatsapp Hotline yang siap menampung dan menindaklanjuti keluhan pelanggan. Keberadaan posko pengaduan dan layanan whatsapp hotline ini diharapkan terus dapat memberikan pelayanan secara optimal kepada pelanggan yang membutuhkan.

Tagihan Listrik Membengkak, Ketua MPR: Lakukan Investigasi Dibawah Pengawasan BPK

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×