logo


Sebut Pencopotan Rieke Hanya Alibi PDIP, Pigai: Tak Ada Gunanya Korbankan Kader Tanpa Copot Visi-Misi

Pigai menyebut visi-misi PDIP dapat mengancam ideologi pancasila.

9 Juli 2020 18:41 WIB

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai suarapapua.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai ikut berkomentar soal pencopotan Rieke Diah Pitaloka dari posisi Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR. Menurutnya, langkah yang dilakukan PDIP itu hanya sebuah alibi.

“Pencopotan Rieke Diah Pitaloka itu hanya alibi PDIP,” ujar Pigai dikutip dari akun Twiternya, Kamis (9/7).

Pigai menilai, pencopotan kader dari Baleg percuma jika PDIP tak mengubah visi-misi. Sementara itu, visi-misi PDIP disebut dapat mengancam ideologi pancasila.


RUU HIP Dianggap Ubah Pancasila, Hasto PDIP: Pembodohan Nalar Publik

“PDIP Partai tidak gentelmen. Tidak ada gunanya korbankan kader tanpa mencopot Visi, Misi PDIP yang isinya trisila, eka sila dan membunuh kreatifitas Individu. Visi Misi lah yang mengancam ideologi negara bukan Rieke,” jelas anggota Komnas HAM itu.

Untuk diketahui, PDI Perjuangan telah mencopot Rieke Diah Pitaloka dari pimpinan Badan Legislasi DPR. Posisi Rieke kini digantikan oleh Moh Nurdin.

"Kemarin fraksi meluncurkan surat ke Kesekretariatan Jenderal tentu ke Baleg yang isinya pergantian pimpinan Baleg kami, yaitu Wakil Ketua Baleg dari Rieke Diah Pitaloka kepada Bapam Komjen Purn Moh Nurdin," kata Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto saat jumpa pers di ruang Fraksi PDIP, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/7).

Utut menerangkan bahwa pergantian ini bukan semata-mata hanya rotasi. Namun, mendekati pembahasan omnibus law yang semakin krusial. Ia menilai pembahasan UU tersebut harus dipimpin oleh orang yang berpengalaman.

Hasto Kristiyanto: Kebenaran Sejarah Ditunggangi Politik

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×