logo


Sambut Baik PA 212 Jadi Parpol, Pengamat: Sah-sah Saja

Ujang menilai parpol merupakan wadah perjuangan yang tepat bagi PA 212 ke depannya.

9 Juli 2020 14:00 WIB

Ilustrasi Aksi PA 212
Ilustrasi Aksi PA 212 Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik Ujang Komarudin menyambut baik andai saja gerakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 memutuskan untuk berubah menjadi partai politik. Menurutnya, parpol merupakan wadah perjuangan yang tepat bagi PA 212 ke depannya.

"Jika ingin mendirikan parpol sah-sah saja. Bagus-bagus saja. Karena akan menjadi alat perjuangan bagi PA 212," kata Ujang, dikutip dari Tagar pada Kamis (9/7).

Namun, Ujang mengingatkan transformasi PA 212 menjadi parpol tidak mudah dikarenakan perlu biaya yang cukup banyak.


PA 212 Ancam Gelar Aksi Unjuk Rasa Turun ke Jalan Jika Ahok Dijadikan Menteri BUMN

Direktur Indonesia Political Review itu menilai PA 212 tak akan menjadi parpol dalam waktu dekat. Meski begitu, anggota ormas tersebut bisa bergabung dengan parpol yang masih eksis saat ini.

"Sepertinya mereka tak akan mendirikan parpol. Tapi akan berpencar masuk partai-partai yang sudah ada. Secara individu dari mereka akan bergabung dengan partai-partai yang sudah ada," ujarnya.

Seperti diketahui, Persaudaraan Alumni 212 adalah sebutan dari bekas demonstran Aksi 212 atau Aksi Bela Islam yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diadili lantaran melakukan penistaan agama.

Yang terbaru, PA 212 ikut memotori aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP di kompleks DPR/MPR, Jakarta, Rabu pada 24 Juni 2020.

Gugatan Rachmawati Dikabulkan MA, PA 212 Desak MPR Segera Lengserkan Jokowi dan Ma'ruf Amin

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×