logo


Mahasiswa Papua Terlibat Gerakan Melawan Negara, Kapolda: Tertibkan Asrama Mahasiswa!

Asrama mahasiwa Papua telah diambil alih AMP

9 Juli 2020 08:30 WIB

Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw.
Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw. kabarpapua.co

PAPUA, JITUNEWS.COM- Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw meminta Pemerintah Provinsi Papua menertibkan semua asrama mahasiswa Papua yang berada dibeberapa daerah di Indonesia. Pasalnya, banyak asrama mahasiswa Papua yang diklaim oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang melakukan gerakan melawan negara.

"Pemerintah Papua berkewajiban menertibkan asrama mahasiswa, karena pemerintah daerah membiayai para anak-anak Papua yang menimba ilmu di beberapa kota study di Indonesia," kata Paulus kepada wartawan di Mapolda Papua, Rabu (8/7/2020).

Paulus mengatakan bahwa asrama mahasiwa banyak yang disusupi oleh AMP. Sehingga mahasiswa baru banyak yang ikut untuk melakukan propaganda melawan negara.


Terima Laporan Kasus Covid-19 di Papua, Terawan: Orang Papua Bandel Imunnya

"Kami ikuti dari awal siapa yang membentuk AMP. Apalagi dulu kita pernah dengar yang namanya AMPTI, dan mereka ini juga adalah aktor-aktor yang tergabung dalam KNPB yang kemudian ada hubungan dengan klasifikasi jabatan untuk duduk atau bernaung di ULMWP yang melakukan perlawanan kepada negara," ujarnya.

Ia juga mencotohkan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Papua di Surabaya pada 2019 lalu. "Bahkan saat Gubernur Papaua dan Ibu datang kesana mereka tolak dan dilarang masuk ke asrama mahasiswa, padahal yang membiayai para mahasiswa itu adalah pemerintah daerah," pungkasnya.

Kunjungi Indonesia Timur, Menko PMK Dorong Rehabilitasi Rumah Adat Papua

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati