logo


Libatkan Tokoh Agama untuk Tangkal Terorisme, BNPT: Mereka Gunakan Ayat Agama untuk Berjihad

BNPT libatkan unsur tokoh agama dalam gugus tugas penanganan terorisme

8 Juli 2020 07:15 WIB

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar. thejakartapost.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan bahwa pihaknya lebih mengutamakan upaya pencegahan terorisme dibanding upaya penindakan.

"Seperti yang tadi juga telah ditampilkan di video profil BNPT, kami di BNPT memang lebih fokus pada upaya pencegahan," kata Boy Rafli dalam sambutan silaturahmi Komandan Paska Khusus dari TNI dan Polri seperti yang dilansir detikcom, Rabu (8/7/2020).

Boy mengatakan bahwa selama ini kelompok teroris menggunakan ayat agama untuk membuat propaganda. Oleh karena itu, BNPT akan memasukan tokoh agama dalam gugus tugas penanganan terorisme.


Virus Radikal Dinilai Lebih Berbahaya dari Virus Corona

"Ideologi terorisme, radikal, intoleran yang diusung oleh kelompok-kelompok itu menggunakan ayat-ayat agama dan seolah-olah sedang berjuang, sedang berjihad. Dan ketika mereka ditertibkan pemerintah, pemerintah dibilang thogut," jelasnya.

"Dalam salah satu gugus tugas kami yang bertatap muka dengan masyarakat, ada unsur dari tokoh dan pemuka agama. Dan gugus tugas kami ini lintas agama, tidak hanya Islam karena agama di Indonesia itu beragam. Karena kita tidak ingin ada mispersepsi diantara pemeluk agama itu," pungkasnya.

Bantah Tudingan Maladministrasi Pengangkatan Kepala BNPT, Polri: Sudah Sesuai UU

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×