logo


WHO: Tak Mungkin Lakukan Sosial Distancing dalam Pesawat Terbang

WHO meminta semua orang yang bepergian untuk tetap waspada terhadap virus Covid-19 dan senantiasa melakukan pencegahan meskipun tidak diwajibkan oleh pemerintah setempat

7 Juli 2020 21:00 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi kompas

JENEWA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Badan Kesehatan Dunia (WHO), Margaret Harris, pada Selasa (7/7) meminta semua orang yang bepergian, khususnya yang menggunakan transportasi udara untuk tetap waspada terhadap penyebaran kasus Covid-19 dan senantiasa melakukan karantina meskipun tidak diharuskan oleh pemerintah.

"Ini berlaku untuk semua tempat dan orang-orang yang bepergian harus memahami hal tersebut," ujarnya dikutip dari Reuters pada Selasa (7/7).

"Virus ini menyebar luas dan masyarakat harus terus waspada," imbuhnya.


Serangan AS terhadap Qasem Solemani Melanggar Hukum Internasional

Ia menegaskan bahwa meskipun sejumlah negara berhasil mengatasi wabah Covid-19 dengan memberlakukan lockdown, namun tetap saja terjadi peningkatan jumlah kasus saat kebijakan pembatasan sosial tersebut dilonggarkan, termasuk Australia dan Hong Kong.

"Kami tengah melihat banyaknya peningkatan kasus, banyak perubahan yang terjadi di sejumlah negara, negara-negara yang berhasil mengatasi gelombang pertama wabah kini tengah menghadapi peningkatan kasus," kata Margaret.

Ia juga menyatakan bahwa mustahil untuk menjaga jarak sosial sewaktu bepergian menggunakan transportasi umum, sehingga diperlukan upaya yang lebih untuk melindungi diri dari tertularnya Covid-19.

"Jika anda terbang, anda tidak mungkin bisa melakukan sosial distancing dalam pesawat terbang, jadi anda perlu melakukan tindakan pencegahan lainnya termasuk penggunaan masker," tukasnya.

Pompeo Sebut AS Pertimbangkan Pemblokiran Aplikasi TikTok

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×