logo


Turki akan Membalas Jika Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Tambahan terhadap Ankara

Turki meminta Uni Eropa untuk menjadi bagian dari penyelesaian masalah, bukan menambahkan masalah

7 Juli 2020 19:00 WIB


ANKARA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, pada Senin (6/7) menyatakan bahwa pihaknya merespon jika Uni Eropa menjatuhkan sanksi lanjutan terhadap Turki.

"Jika Uni Eropa mengambil keputusan (sanksi) tambahan terhadap Turki, kami terpaksa akan meresponnya," ujar Cavusoglu dalam sebuah konferensi pers bersama perwakilan Uni Eropa Josep Borrell di Ankara, dikutip dari Reuters pada Selasa (7/7).

Pada awal tahun 2020 ini, sepuluh ribu migran berupaya lari dari Libya untuk masuk ke wilayah Yunani melalui perbatasan udara dan darat, usai Turki menyatakan tidak akan menghentikan mereka. Gelombang pencari suaka tersebut diketahui melambat sejak saat itu, namun Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa Turki akan terus memberlakukan keputusannya.


Terbukti Positif Covid-19, Walikota Atlanta Tak Tunjukkan Gejala

"Kami (sebenarya) ingin bekerja sama dengan Uni Eropa...(namun) jika Uni Eropa menambahkan sanksi terhadap Turki, kami terpaksa mengambil kebijakan balasan. Situasi ketegangan akan meningkat. Harapan kami untuk Uni Eropa adalah mereka tidak menjadi permasalahan baru namun menjadi bagian dari solusi," imbuhnya.

Mevlut Cavusoglu juga kembali meminta Perancis untuk meminta maaf usai terjadinya sebuah insiden yang melibatkan sejumlah kapal perang kedua negara di Laut Mediterania, yang mana membuat Perancis meminta NATO untuk segera melakukan investigasi.

Paksakan Diri Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 di Israel Meroket

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×