logo


Dua Petani Ditembak, Fadli Zon: Ironis

Dua petani di Kabupaten Poso tewas ditembak oleh pasukan Satgas Tinombala karena melarikan diri ketika ditanya identitasnya oleh petugas yang sedang menangkap teroris

7 Juli 2020 10:45 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dua petani di Kabupaten Poso tewas ditembak oleh pasukan Satgas Tinombala karena melarikan diri ketika ditanya identitasnya oleh pasukan yang sedang bertugas menangkap teroris.

Kejadian itu mendapat tanggapan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Fadli menyebut nyawa di Indonesia murah.

"Murah sekali nyawa di Republik Indonesia, petani kok ditembak. Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan, tanpa petani rakyat makan apa? Ironis, gembar gembor Pancasila, petani ditembak mati," ujar Fadli seperti dilihat Jitunews di akun Twitternya @fadlizon, Selasa (7/7).


PDIP Dikabarkan Ajukan Keponakan Prabowo di Tangsel, Gerindra Buka Suara

 

 

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan bahwa penembakan tersebut sudah sesuai prosedur.

"Sehingga demi menjaga keamanan dan keselamatan warga di wilayah tersebut, dibentuk Pos Sekat sebagai kontrol yakni bagi setiap warga yang hendak keluar atau masuk wilayah KM 09 harus lapor petugas terlebih dulu," kata Awi seperti diberitakan Antara, Senin (6/7).

"Peringatan awal itu tidak dihiraukan sehingga petugas memberi tembakan peringatan, namun orang tersebut masih berupaya melarikan diri kemudian petugas melakukan penembakan mengakibatkan keduanya meninggal dunia," paparnya.

Balai Kota Jakarta 'Diserbu' Karangan Bunga, Golkar: Luapan Kekecewaan Tingkat Tinggilah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata