logo


Tinjau Pembangunan Rusun Pasar Jumat, KemenPUPR Pastikan Selesai Akhir Juli 2020

Progres pembangunan Rusus Pasar Jumat sudah mencapai 90 persen

7 Juli 2020 09:47 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Jumat, DKI Jakarta, Senin (6/7/2020)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Jumat, DKI Jakarta, Senin (6/7/2020) Kementrian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Jumat, DKI Jakarta, Senin (6/7/2020). Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki berharap penyediaan hunian yang layak berupa rusun dapat memberikan kontribusi nyata bagi produktivitas masyarakat dalam bekerja. Ia juga menyampaikan kepada PT. Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan pembangunan Rusun tersebut dengan tetap menjaga kualitas.

Rusun Pasar Jumat merupakan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Rusun tersebut dibangun di atas lahan Komplek Perumahan Kementerian PUPR seluas 5.300 meter persegi tersebut berada tidak jauh dari Stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus, Jakarta.

Rusun Pasar Jumat tersebut memiliki lokasi yang strategis yakni dengan tranportasi publik. Konsep hunian terintegritas ini diharapkan bisa dikembangkan dikota besar lainnya. Oleh karena itu, angka backlog pemilikan dapat diturunkan dan dapat meningkatkan kualitas hunian yang layak.


Tingkatkan Pertumbuhan Ekomoni Lokal, Kementerian PUPR Bangun Gerbang Klangon Candi Borobudur

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH menyatakan progres fisik pembangunan Rusun Pasar Jumat hingga saat ini sudah sekitar 90 persen. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir bulan Juli 2020. Luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 meter persegi terdiri dari 18 lantai yakni 16 lantai untuk hunian sebanyak 460 unit dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum yang berada di lantai 1 dan 2.

Pembangunan rusun tersebut menerapkan sistem teknologi beton ringan precast lantai dan dinding. Untuk precast pada lantai menggunakan Hollow Core Slab (HCS) dan untuk precast pada dinding menggunakan Lightweight Cement Wall (LCW) sebagai wujud kemajuan teknologi konstruksi di Indonesia. Setiap unit rusun didesain dengan tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas 1 kamar utama, 1 kamar anak, ruang tamu, kamar mandi shower dan toilet duduk, dan ruang jemur pakaian dengan daya listrik 2.200 KWh.

 

Pemulihan Ekonomi, Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kampung Ulos Samosir

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×