logo


Merasa Terusik, Suku Baduy Minta Jokowi Hapuskan dari Daftar Destinasi Wisata

Suku Baduy merasa wilayahnya telah dieksploitasi oleh wisatawan

7 Juli 2020 07:45 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Masyarakat suku Baduy meminta kepada Presiden Joko Widodo agar menghapus kawasan adat Baduy dari daftar destinasi wisata. Tidak hanya itu, mereka juga meminta agar citra satelit yang ada di mesin pencarian Google dihapus begitu juga dengan foto-foto mengenai beberapa wilayah adat Baduy.

Pemangku Adat Suku Baduy, Jaro Saidi mengatakan bahwa kehidupan masyarakat sudah mulai terusik oleh kunjungan para wisatawan. Masyarakat juga merasa wilayahnya telah terekploitasi dengan disebarnya foto-foto terkait adat Baduy di media sosial.

"Ketenangan mereka terusik karena foto-foto kawasan Baduy yang menggambarkan aktivitas sehari-hari mereka sudah tersebar di internet, bahkan orang-orang bisa dengan mudah mencari informasi tentang Baduy di internet," kata Jaro saat acara pertemuan di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (4/7/2020).


Via Vallen dan The Rain Akan Hibur Pengunjung di Peresmian Saloka Theme Park

Tarik Wisatawan, Bekas Kantor Bukit Asam Dijadikan Hotel Bertaraf Internasional

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati