logo


Sebut Teguran Keras Jokowi Berdampak Signifikan, Mensesneg: Isu Reshuffle Tidak Relevan

Mensesneg sebut kinerja menteri mengalami progres yang bagus

7 Juli 2020 04:20 WIB

Mensesneg Pratikno.
Mensesneg Pratikno. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa teguran keras Presiden Jokowi telah memberi dampak yang signifikan terhadap kinerja para menteri. Oleh karena itu, isu reshuffle tidak lagi relevan.

"Jadi kalau progresnya bagus, ngapain di-reshuffle? Intinya begitu. Tentunya dengan progres yang bagus ini isu reshuffle tidak relevan sejuah bagus terus. Tentu saja kalau bagus terus ya nggak ada isu, nggak relevan lagi reshuffle," kata Pratikno yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/7/2020).

Pratikno mengatakan kinerja para menteri sudah mengalami peningkatan usai ditegur Jokowi. Serapan anggaran kementerian meningkat, selain itu program-program sudah banyak yang berjalan.


Amien Rais Sebut Jokowi Tidak Begitu Punya Sense of Crisis

"Tapi dalam waktu yang relatif singkat kita melihat progress yang luar biasa di kementerian/lembaga antara lain bisa dilihat dari serapan anggaran yang meningkat, program-program yang sudah mulai berjalan. Artinya teguran keras tersebut punya arti yang signifikan. Teguran keras tersebut dilaksanakan secara cepat oleh kabinet," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengancam akan mereshuffle jajaran Kabinet Indonesia Maju. Pasalnya kinerja menteri dinilai tidak maksimal terutama dalam menangani wabah Covid-19.

Sebut Marahnya Jokowi Berdampak Positif, Mensesneg: Progres yang Luar Biasa di Kementerian

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×