logo


Kecam Upaya Ubah Pancasila, PA 212: Jika Ormas atau Partai, Harus Dibubarkan

Hal itu dilontarkan usai Slamet menjalani Apel Siaga Ganyang Komunis.

6 Juli 2020 17:39 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Ma'arif meminta Badan Kehormatan DPR RI untuk menyelidiki oknum yang menjadi inisiator Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Dia juga mendesak agar anggota dewan tersebut diberi hukuman.

"Kalau ternyata bukan pribadi tapi merupakan Ormas atau partai atau lembaga, ya, harus dibubarkan. Karena sudah berupaya mengubah Pancasila," kata Slamet usai Apel Siaga Ganyang Komunis di Lapangan Ahmad Yani, Jakarta Selatan, dilansir dari Tempo, Minggu (5/7).

Sebelumnya, PA 212 mendorong agar RUU HIP segera dicopot dari dari Prolegnas 2020. Pihaknya menyebut tak akan menerima RUU tersebut meski telah berganti nama.


Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP

"Tuntutan kami bahwa RUU HIP dicabut, dibatalkan, bukan diganti judul, bukan ditunda,” tegas Slamet.

RUU HIP diketahui merupakan usulan dari DPR RI. Pemerintah sejauh ini belum menyatakan sikap tegas menolak RUU tersebut. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bahkan mengatakan pemerintah masih mengkaji draf aturan itu.

Tegaskan Tak Ada Anak-anak di Apel Ganyang Komunis, Ketua PA 212: Saya Melihat Sendiri!

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×