logo


FPI Sebut Hasto PDIP Tak Mengerti Ideologi dan Ahistoris

Pernyataan itu menyusul klaim Hasto soal partainya yang berkomitmen menjaga Indonesia sebagai negara Pancasila, bukan komunis.

6 Juli 2020 15:34 WIB

Jubir FPI, Munarman.
Jubir FPI, Munarman. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menilai Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto tak memahami ideologi maupun sejarah.

Pernyataan itu menyusul klaim Hasto soal partainya yang berkomitmen menjaga Indonesia sebagai negara Pancasila.

"Hasto gak ngerti ideologi dan ahistoris," kata Munarman, seperti dikutip dari Tagar, Senin (6/7).


PDIP Sayangkan Demokrat Mainkan Kartu Politik, Ini Kata Andi Arief

Munarman menjelaskan bahwa Pancasila mengandung lima sila yang disepakati 22 Juni 1945, ditetapkan 18 Agustus 1945, lalu dikukuhkan kembali pada 5 Juli 1959.

"Sedangkan dia, Pancasila 1 Juni yang baru merupakan intelectual exercise, lalu Pancasila mau diperas-peras jadi trisila dan ekasila. Itu adalah perbuatan makar terhadap Pancasila," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Tuhan berani difitnah dan diselewengkan oleh orang-orang sekuler. Hasto kemudian disebut sebagai sosok yang bermuka dua.

"Lain di bibir lain di mulut. Sudah tidak layak untuk mengurus masalah publik," tegas Munarman.

Tanggapi PDIP, Politikus Demokrat: Masa Parpol Mainkan Kartu Gaplek?

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×