logo


KPAI Soroti Anak-anak Ikut Apel Ganyang Komunis, PA 212 Bantah: Mungkin Itu yang Nonton

PA 212 mengaku tidak melibatkan anak-anak pada apel ganyang komunis

6 Juli 2020 09:34 WIB

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif
Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra mengaku menemukan kehadiran anak-anak pada aksi apel genyang komunis yang diselanggarakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan organisasi massa lainnya pada Minggu (5/7/2020) di Jakarta dan Tangerang.

"Aksi massa yang melibatkan anak dipantau KPAI di dua lokasi Jakarta dan Tangerang. Dari ribuan peserta yang hadir pada aksi massa di dua lokasi, 15 sampai 20 persen peserta apel akbar adalah anak-anak, artinya sudah kesekian kali anak-anak terlibat aksi tanpa sanksi yang tegas," ujar Jasra dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2020).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengaku tidak melibatkan anak-anak pada apel ganyang komunis.


Tolak Reklamasi Era Ahok, PA 212 Dukung Anies Perluasan Ancol

"Saya melihat sendiri peserta apel tidak ada anak-anak," kata Slamet seperti dilansir detikcom, Minggu (5/7/2020).

Slamet mengatakan bahwa pihaknya telah memberi arahan kepada panitia pelaksana apel untuk tidak melibatkan anak-anak. Menurutnya, apabila terlihat ada kehadiran anak-anak maka mereka kemungkinan warga yang menonton.

"Kalau yang nonton apel kan bisa siapa aja yang lewat," ujarnya.

PA 212 Kembali Gelar Aksi Besok Minggu, Polisi: Jangan Sampai Bakar Bendera Lagi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati