logo


Tengku Zulkarnain Ngeluh Kewajiban Bayar Pajak, Ferdinand Sindir: Cerdas Dikitlah

Ferdinand menjawab keluhan Tengku Zulkarnain bahwa pajak untuk membantu rakyat miskin

6 Juli 2020 08:00 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI), Tengku Zulkarnain mengeluhkan pembayaran pajak seperti rumah dan kendaraan. Pasalnya, meski sudah membayar pajak namun tetap dikenakan biaya untuk berobat dan menikmati beberapa fasilitas negara.

"Punya rumah kena pajak. Punya tanah kena pajak. Punya mobil kena pajak. Punya motor kena pajak. Punya usaha kena pajak. Ada penghasilan kena pajak. dll dll. Eee, Sekolah bayar. Rumah Sakit bayar. KTP bayar. Paspor bayar. Tol bayar. Semua bayar. Terus pajak utk apa...? Gile Ndro," tulis Tengku Zulkarnain di akun Twitternya @ustadtengkuzul, Minggu (5/7/2020).

Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut mengomentari cuitan tersebut dengan nada menyindir. Ia mengatakan bahwa membayar pajak adalah upaya untuk membantu rakyat miskin.


Soal Pajak Sepeda, Fadli Zon: Itu Tanda-tanda Nyata Negara Akan Bangkrut

"Zul, yang kena pajak itu orang mampu, mengapa orang mampu dipajak? Supaya orang miskin dapat dibantu," ujar Ferdinand.

Ia juga mengatakan bahwa kendaraan mewah yang dimiliki Tengku Zulkarnain dikenai pajak untuk membantu rakyat miskin dan memelihara infrastruktur negara.

"Kenapa motor, mobilmu dipajak? Supaya ada biaya bikin jalan dan merawat jalan yang dilewati mobil mewahmu. Kenapa tanahmu, rumahmu dipajak? Supaya yang tak punya rumah bisa dipelihara negara. Cerdas dikitlah," lanjutnya.

Merasa Lucu Pesepeda Akan Dikenai Pajak, Ahli: Di Luar Negeri Malah Dibayar Negara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×