logo


Arief Poyuono Akan Laporkan Kepala PN Jakarta Selatan Soal Kasus Djoko Tjandra, Ini Alasannya

Djoko Tjandra telah mendaftarkan PK ke PN Jakarta Selatan

6 Juli 2020 05:30 WIB

Arief Poyuono
Arief Poyuono Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dewan Pembina Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Arief Poyuono akan melaporkan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus Djoko Tjandra. Menurutnya pihak pengadilan harusnya menangkap buronan Djoko Tjandra saat mendaftarkan PK beberapa hari yang lalu.

"Kepala PN Jaksel juga kita laporkan, biar nanti kepala PN Jaksel lihat siapa yang menerima itu peniteranya kan, kan ada berita acaranya, kan kita nggak tahu siapa namanya, tapi ini institusinya kita laporin, kepala PN-nya kan yang bertanggung jawab, apalagi itu kan putusan pengadilan, harusnya si hakim memanggil jaksa untuk ditangkap, tapi kan nggak, artinya kan sama aja menyembunyikan," ujar Arief Poyuono seperti dilansir detikcom, Miggu (5/7/2020).

Sebelumnya, pengacara Djoko Tjandra, Andi Putra Kusuma membenarkan bahwa kliennya telah datang langsung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mendaftarkan peninjaun kembali putusan Mahkamah Agung. Ia mengatakan bahwa Djoko Tjandra berada di Indonesia pada tanggal 8 Juni 2020.


Kemarahan Jokowi Dinilai Wajar, Arief Poyuono Sebut Banyak Menteri Anak Mami

"Kalau pertanyaannya benar 3 bulan di Indonesia, saya kurang tahu 3 bulan di Indonesia atau tidak. Saya hanya mengetahui beliau ada di Indonesia pada saat pendaftaran PK pada tanggal 8 Juni itu pada saat pendaftaran PK yang dimana PK tersebut didaftarkan sendiri oleh Djoko Tjandra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," ujar Andi Pura Kusuma di kantorya, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Diketahui, Djoko Tjandra telah ditetapkan sebagi terpidana kasus hak tagih (cassie) Bank Bali. Ia mendapat vonis 2 tahun penjara. Namun hingga saat ini ia masih menjadi buronan.

Dianggap Sembunyikan Djoko Tjandra, Arief Poyuono Akan Polisikan Pengacara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati